Surat Keterangan Kesehatan Jadi Polemik Dalam Pencalegan

Para pimpinan parpol Purworejo dalam rakor terkait surat keterangan kesehatan bakal caleg. (Foto: Gunarwan)

PURWOREJO – Surat keterangan kesehatan sebagai syarat menjadi calon anggota legislatif (caleg) untuk Pemilu 2014 menjadi polemik tersendiri di Kabupaten Purworejo. Bahkan dalam rapat koordinasi (rakor) antara Komisi Pemilihan Umum (KPU), pimpinan partai politik (Parpol) beserta Dinas Kesehatan (Dinkers) dan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu), terjadi silang pendapat.

Dalam rakor yang berlangsung di aula Kantor KPU Purworejo, Senin (08/04/2013) sore, anggota komisioner KPU Purworejo Handoko Agung Saputra tetap berpegang para Undang-undang (UU) yang menyebutkan syarat keterangan kesehatan adalah sehat jasmani dan rohani, serta surat keterangan dokter yang menyatakan bebas narkoba. Surat keterangan itu bisa didapat dari rumah sakit atau dokter pemerintah, serta Puskesmas.

Hanya saja di Kabupaten Purworejo untuk surat keterangan bebas narkoba hanya bisa dilakukan di RSUD Saras Husada yang memiliki laboratorium. Sedang keterangan sehat jasmani dan rohani bisa di Puskesmas maupun rumah sakit dan dokter pemerintah. “Dalam UU itu disebutkan surat kesehatan sehat jasmani dan rohani, serta bebas narkoba,” tegasnya.

Sementara itu dr Darus dari Dinas Kesehatan menyatakan bahwa dokter umum di Puskesmas diperkenankan mengeluarkan surat keterangan sehat jasmani dan rohani. “Hanya saja dalam surat itu berbunyi keterangan sehat. Dalam bahasa kedokteran, surat keterangan sehat itu mencakup sehat jasmani dan rohani,” katanya seraya menambahkan, jika dalam pemeriksaan itu ada sesuatu yang kurang wajar, maka akan disarankan untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut. (Nar)

 

Rental Mobil Purworejo

Kami siap jemput & antar ke tujuan Anda. Hubungi kami sekarang juga! Telp 08111800809