Program Agribisnis Tak Didukung Anggaran

Produk pertanian andalan program agribisnis. (Foto: Gunarwan)

PURWOREJO – Kendatipun telah dibangun Sub Terminal Agribisnis di wilayah Kecamatan Bagelen, namun program itu di Kabupaten Purworejo belum sepenuhnya dapat berjalan. Terlebih program ini tidak didukung dengan anggaran dari alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Program agribistis tidak bisa hanya dilakukan oleh petani, namun harus saling mendukung mulai dari hulu hingga hilir,” kata Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan (Dispertanhut) Purworejo Ir Dri Sumarno kepada KRjogja.com, Minggu (24/03/2013).

Menurutnya, agri yang berarti pertanian selama ini sudah dilakukan masyarakat petani dengan baik, termasuk pertanian perkebunan maupun padi dan palawija, dengan berbagai teknologi untuk peningkatan produksi. “Namun petani sendiri belum banyak yang memiliki pengetahuan atau kemampuan secara memadahi tentang bisnis. Mereka selama ini hanya mengolah dan menjual hasil panen, belum dilakukan skala usaha yang sebenarnya,” papar Dri Sumarno.

Petani bisa menjual hasil produk pertaniannya jika ada saran adan prasarananya termasuk lalu lintas perekonomian yang lancar. Untuk mendukung semua itu tentu juga membutuhkan anggaran pemerintah. (Nar)

 

Rental Mobil Purworejo

Kami siap jemput & antar ke tujuan Anda. Hubungi kami sekarang juga! Telp 08111800809