Produk Kreatif Sulit Dipasarkan di Purworejo

Kerajinan olahan limbah sulit dipasarkan di Purworejo. Foto : Jarot Sarwosambodo

Kerajinan olahan limbah sulit dipasarkan di Purworejo. Foto : Jarot Sarwosambodo

PURWOREJO - Pengelola bisnis kreatif di Desa Kedungpucang Kecamatan Bener Kabupaten Purworejo kesulitan pemasaran. Masyarakat  di Purworejo masih belum memiliki minat yang bagus untuk membeli, kendati produk yang dihasilkan unik dan memiliki nilai seni.

Perajin aksesori dan lampu meja, M Nur Agus (20) mengatakan, sangat sulit memasarkan produk yang dihasilkan di Purworejo. “Sejak beberapa tahun ini membuat, sangat jarang warga setempat yang mau beli, akhirnya produk dipasarkan di luar daerah,” katanya kepada KRjogja.com, Selasa (26/3).

Nur Agus membuat sejumlah produk kreatif dari bahan koran bekas. Ia menggulung koran dalam ukuran kecil, kemudian menganyam menjadi keranjang, lampu meja, gantungan kunci, tas, serta miniatur. Produk tersebut dijual mulai Rp 5.000 – Rp 150.000 perbuah.

Untuk bertahan, Nur Agus mengandalkan pemasaran menggunakan jaringan. “Saya minta bantuan teman atau saudara di Yogyakarta dan Semarang, tanpa itu sangat susah,” ucapnya.

Senada pelukis sketsa, Jambul (32) menambahkan, sangat sulit berkreasi di Purworejo karena masyarakat belum sepenuhnya menghargai seni. Menurutnya, masyarakat Purworejo sebagian besar masih memikirkan bagaimana memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Bahkan agar tetap bisa berkreasi, Jambul rela bolak-balik Purworejo-Yogyakarta. “Kalau tidak melukis di Yogyakarta, saya tidak memperoleh penghasilan,” paparnya. (Jas)

 

Rental Mobil Purworejo

Kami siap jemput & antar ke tujuan Anda. Hubungi kami sekarang juga! Telp 08111800809