Pembinaan Atlet Panahan Purworejo Terkendala Alat

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rento Ari Nugroho

PURWOREJO – Geliat cabang olahraga panahan di Purworejo semakin terlihat. Demi menorehkan prestasi, pembibitan atlet-atlet panahan baru pun digalakkan. Sayangnya, pembibitan terkendala minimnya alat, tempat, dan pengetahuan guru olahraga tentang olahraga panahan.

Sebanyak 30 peserta dari empat SMP dan empat SMA mengikuti Popda cabang panahan di lapangan SMAN 7 Purworejo, Selasa (12/3/2013). Pada kesempatan tersebut, pembimbing tim SMPN 23, Sri Rochayati, mengungkapkan, ada peningkatan baik dari segi kualitas maupun kuantitas peserta.

“Tentunya, selain 0 peserta yang berlomba, ada pula dua atlet panahan Purworejo yang ikut. Namun, mereka hanya sebagai sparing partner untuk memotivasi peserta. Selama ini, dua atlet tersebut dikirim ke Pelatda PPLP di Klaten,” jelas Sri.

Panitia Pelaksana (Panpel) Popda, Ari Wahyuni,  menambahkan, perkembangan olahraga panahan di Purworejo semakin baik. Namun demikian, beberapa kendala masih menghambat. “Cabang ini perlu digalakkan lagi. Minat bibit-bibit baru masih terhalang ketersediaan alat, tempat latihan, dan pengetahuan guru. itu perlu diperbaiki,” jelasnya.

Sebagai contoh adalah SMPN 23 yang baru kali pertama ikut Popda. Walau baru diperkenalkan pada Januari 2013, minat siswa terhadap panahan sangat tinggi. Sayangnya, alat belum tersedia sehingga sekolah harus meminjam ke KONI Purworejo.

“Namun demikian, saya optimistis olahraga ini akan semakin berkembang,” tutupnya.

 

Rental Mobil Purworejo

Kami siap jemput & antar ke tujuan Anda. Hubungi kami sekarang juga! Telp 08111800809