‘Nyamplung’, Selamatkan Pesisir Purworejo

Usaha penghijauan kawasan pesisir Purworejo.(Foto: Jarot S)

PURWOREJO (KRjogja.com) –¬†Kurang lebih 80 persen kawasan konservasi lahan pesisir di Kabupaten Purworejo dalam kondisi kritis. Sebagian besar kawasan masih berupa lahan pasir gersang dan rawan timbul abrasi.Kabid Kehutanan Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Purworejo, Ir Argo Prasetyo mengatakan, lahan konservasi pesisir dihitung mulai titik pasang tertinggi hingga seratus meter ke arah darat. “Kalau dihitung lahan konservasi seluas 217 hektare dan baru 43 hektare yang tertangani penghijauan,” katanya kepada KRjogja.com, Senin (08/04/2013).

Sekitar 20 persen kawasan mulai dihijaukan dengan tanaman nyamplung, mangrove, cemara udang, kelapa serta ketapang laut. Selain dalam kondisi gersang, lanjutnya, kawasan kritis juga dimanfaatkan warga untuk budidaya pertanian.

Menurutnya, langkah secara bertahap namun konsisten dilakukan mengingat sulitnya medan yang dijadikan kawasan penghijauan. Pasalnya, menghijaukan kawasan itu bukan perkara mudah karena kondisinya yang ekstrim.Kondisi itu, berdampak pada daya tumbuh tanaman yang tidak bisa maksimal karena kondisi ekstrim. Untuk bakau, lanjutnya,
daya tumbuhnya bisa mencapai 70 persen, sedangkan jenis lain tidak bisa karena ditanam di pasir pantai yang suhunya panas.(Jas)

 

Rental Mobil Purworejo

Kami siap jemput & antar ke tujuan Anda. Hubungi kami sekarang juga! Telp 08111800809