Minat Baca Masyarakat Purworejo Masih Rendah

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rento Ari Nugroho

TRIBUNJOGJA.COM/RENTO ARI NUGROHO

PURWOREJO - Minat dan antusiasme masyarakat Purworejo untuk membaca dan memiliki buku masih cukup rendah. Hal itu terlihat dari masih jarangnya event perbukuan. Karena itu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Purworejo mendorong untuk sering diadakannya pameran buku.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas P dan K Purworejo Drs Bambang Aryawan MM ketika membuka pameran buku “Gebyar Buku dan Budaya 2013″ di Gedung Wanita Purworejo, Jumat (8/3/2013). Dalam kesempatan tersebut Bambang berharap budaya membaca bisa semakin ditingkatkan.

Mengenai minat baca masyarakat di Purworejo, Bambang menjelaskan bahwa minat baca memang belum begitu baik. Namun demikian ia berharap kegiatan perbukuan yang akan didorongnya untuk menjadi agenda rutin dapat mendukung peningkatan minat baca.

“Kalau penelitian secara khusus mengenai minat baca memang belum ada. Namun demikian, kami senantiasa berupaya agar minat baca bisa semakin meningkat. Satu cara yang bisa ditempuh melalui pameran buku seperti ini. Kita harapkan event semacam ini bisa menjadi agenda rutin,” katanya.

Di tempat yang sama, ketua panitia Gebyar Buku dan Budaya 2013, Teguh Surahmadi mengungkapkan, eventpameran buku memang cukup jarang digelar di Purworejo. Event terakhir yang diingatnya diadakan lebih dari satu tahun yang lalu. Hal ini menunjukkan kurangnya minat penerbit untuk berpromosi buku di Purworejo. Hal itu dipicu masih rendahnya minat baca masyarakat.

“Karena itu, berangkat dari keprihatinan tersebut, kami mencoba mendorong peningkatan minat baca tersebut. Sebanyak 17 penerbit telah bergabung dalam pameran ini, termasuk juga penerbit besar yaitu Gramedia, Andi Offset, Diva, dan sebagainya,” jelas Teguh.

Sementara itu, seorang pengunjung, Rita Purnama (34) mengaku senang dengan adanya pameran buku ini. Dengan event semacam ini ia bisa mengetahui perkembangan perbukuan saat ini. “Saya senang, semoga saja bisa menjadi event rutin,” ujarnya.

Seorang pengunjung lain, Yoga Andika (17) berharap acara ini bisa lebih sering diadakan. Selama ini ia harus mengorbankan waktu dan tenaga untuk memenuhi hobi membacanya dengan bepergian ke Yogya demi mendapatkan buku yang dicarinya. Apabila pameran buku lebih sering diadakan, maka pecinta buku Purworejo seperti dirinya tidak perlu jauh-jauh ke Yogya atau Magelang.

“Kalau bisa sih lebih lengkap lagi penerbitnya. Jangan hanya penerbit besar, tapi penerbit kecil yang seringnerbitin buku bagus juga perlu diajak,” ujarnya.(*)

 

Rental Mobil Purworejo

Kami siap jemput & antar ke tujuan Anda. Hubungi kami sekarang juga! Telp 08111800809