Merasa Dipojokkan Warga Pamrihan Datangi DPRD Purworejo

Warga Pamrihan Merasa Dipojokkan

PURWOREJO - Kasus pembakaran seorang warga desa Wonosido kecamatan Pituruh kabupaten Purworejo terus berlanjut. Warga desa Pamrihan, desa tetangga Wonosido, sebagai pelaku penganiayaan dan pembakaran terhadap Yulianto (34) pada Kamis (28/3) mendatangi DPRD Purworejo. Mereka mengadukan penanganan kasus mereka dimana mereka merasa tidak puas dengan penanganan kepolisian.

Sebanyak enam orang perwakilan warga desa Pamrihan dipimpin kepala desanya, Sutarman, mendatangi kantor DPRD sekitar pukul 10.00. Ditemui oleh wakil ketua DPRD R Abdullah, mereka mengadukan penanganan kasus pembakaran warga tersebut.

Perwakilan warga, Budi Susilo mengungkapkan, warga desa Pamrihan merasa resah dengan penanganan kasus pembakaran warga tersebut. Menurutnya, selama penanganan oleh Kepolisian, warga merasa bahwa seolah-olah kasus ini hanya ditangani dari sisi pembunuhannya saja.

“Padahal, selama berpuluh tahun warga diresahkan dengan kelakuan Yulianto. Warga sudah lapor ke polisi, sudah ada kesepakatan juga pada 2002. Namun pada 2013 tepatnya bulan Januari Yulianto kembali membuat resah warga. Bagaimanapun juga, kekesalan warga sudah memuncak,” jelasnya. Selanjutnya, Budi menyatakan bahwa agar hal serupa tidak terulang dimanapun juga, masalah semacam ini memerlukan penanganan yang tepat.

Menanggapi hal tersebut, R Abdullah pun menerima aspirasi warga tersebut. Mengenai permasalahan hukum, pihaknya akan berkoordinasi dengan Polres Purworejo.

“Bisa kami simpulkan, warga merasa resah karena penanganan baru pada sebatas akibat kejadian, belum pada penyebab mengapa hal tersebut bisa terjadi. Untuk itu kami akan berkoordinasi dengan pihak terkait dalam hal ini Polres Purworejo. Pelanggaran hukum memang harus diproses, namun harus berjalan adil,” jelas politisi Partai Demokrat ini.

Untuk mengatasi keresahan warga, Abdullah menyatakan pihaknya akan mengambil tindakan sesuai dengan kapasitasnya. Dalam hal ini, pihaknya minimal akan berdiskusi dengan Polres.

“Premanisme memang memprihatinkan. Agar tidak terjadi lagi, laporan keresahan warga kepada kepolisian yang telah sering dilakukan hendaknya cepat ditindaklanjuti. Hal ini dilakukan agar warga tidak emosi,” katanya.(toa)

Editor : budi_pras

Sumber:

 

Rental Mobil Purworejo

Kami siap jemput & antar ke tujuan Anda. Hubungi kami sekarang juga! Telp 08111800809