Kucuran Kredit Lunak Jika Pengasong tak Berjualan di Empat Stasiun (Kutoarjo, Kroya, Sidareja, Bumiayu)

PURWOKERTO, (PRLM).- PT KAI Daerah Operasi (Daop) 5 Purwokerto Jawa Tengah berjanji akan mengucurkan kredit lunak kepada lebih dari 500 pengasong asalkan mereka tidak beroperasi di stasiun wilayah Daop 5.

Stasiun yang akan disterilkan dari para pengasong adalah Stasiun Kutoarjo (Kabupaten Purworejo), Stasiun Kroya (Kabupaten Cilacap), Stasiun Sidareja (Kabupaten Cilacap) dan Stasiun Bumiayu (Kabupaten Brebes).

Manajer Humas PT KAI Daerah Operasi (Daop) V Purwokerto, Zakaria mengatakan, Jumat (1/3/13), PT KAI akan memberikan kredit lunak kepada pengasong asalkan mereka tidak berdagang di wilayah yang seharusnya steril dari para pedagang kecil tersebut.

Kredit yang akan dikucurkan minimal Rp 5 juta per orang dan jumlahnya bisa lebih. Syarat setiap paguyuban pengasong harus membentuk badan hukum atau semacam koperasi. “Ketua pengasong bisa mengajukan pendirian koperasi, setelah itu kredit bisa diajukan ke Daop,” jelasnya.

PT KAI akan bekerja sama dengan dengan dinas terkait yaitu Disperindagkop dan Disnakertranssos. Pedagang yang punya keahlian dilatih oleh Disperindagkop sehingga bisa bekerja di bidang lain misalnya.

Jumlah pengasong yang terdata baru 500 orang yakni di Stasiun Purwokerto, Kroya, Purworejo dan Kutoarjo. Sedangkan Stasiun Sidareja dan Bumiayu belum terdata.

“Hasil pendataan kita di Stasiun Purwokerto hingga Purworejo ada sekitar 500 pengasong, mungkin bisa lebih karena belum semua didata,” kata Zakaria.

Setelah mendapat kredit diharapkan mereka bisa mencari lapak di luar wilayah steril pengasong Daop 5 atau bekerja di bidang lain.

Diakui para pengasong masih keberatan perapan larangan berjualan di wilayah Daop 5, sehingga masih dibutuhkan pedekatan. (A-99/A-88)***

 

Rental Mobil Purworejo

Kami siap jemput & antar ke tujuan Anda. Hubungi kami sekarang juga! Telp 08111800809