Kesulitan Solar, Awak Bus Istirahatkan Armada

Awak bus membersihkan armada yang diistirahatkan karena kesulitan mendapat solar. Foto : Jarot Sarwosambodo

PURWOREJO (KRjogja.com) – Awak angkutan di Kabupaten Purworejo memilih mengistirahatkan armadanya. Mereka tidak berangkat karena kesulitan mendapatkan pasokan solar.

Sopir Perusahaan Otobus (PO) RP Jaya, Jasminto (50) mengatakan, sudah sepuluh hari ia tidak berangkat mengangkut penumpang. “Sejak solar susah didapat, saya memilih istirahat. Kalau berangkat malah rugi,” katanya kepada KRjogja.com, ditemui di garasi busnya, Desa Lugosobo Kecamatan Gebang, Kamis (11/4).

Untuk melayani trayek dari Purworejo – Semarang – Purwokerto dan kembali ke Purworejo, bus berkapasitas 55 penumpang yang diawaki Jasminto, membutuhkan 160 liter solar. Namun setelah kelangkaan, Jasminto mengaku hanya bisa membeli 20 solar bersubsidi dan sepuluh liter Pertamina Dex.

“Saat terakhir berangkat, sisa solar dalam tangki masih ada. Saat perjalanan dari Semarang bus mulai kehabisan solar dan saya coba antri di SPBU Salatiga, dapatnya hanya 10 liter Pertamina Dex, lalu karena kurang, antri lagi di Magelang dan Kebumen, masing-masing hanya dapat sepuluh liter solar bersubsidi,” paparnya.

Menurutnya, awak angkutan harus mengeluarkan modal sendiri saat akan berangkat untuk membeli solar. Biaya itu kemudian ditutup dari uang tiket penumpang.

Kendati demikian, lamanya antrian di SPBU menyebabkan waktu tempuh semakin panjang. “Imbasnya ke penumpang yang semakin turun. Antri terlalu lama, kami terlambat ke titik ‘ngetem’, penumpang sudah bubar,” ungkapnya.

Kernet bus Wanto (28) mengaku tidak lagi mendapatkan penghasilan. “Tidak ada pemasukan, saya kerjanya hanya awak bus,” tuturnya.(Jas)

 

Rental Mobil Purworejo

Kami siap jemput & antar ke tujuan Anda. Hubungi kami sekarang juga! Telp 08111800809