Kambing Peranakan Etawa (PE) Rawan Terkena Politik Dagang

PURWOREJO – Para peternak kambing peranakan etawah (PE) diminta agar tetap waspada atas kemungkinan terjadinya politik dagang yang dilakukan para spekulan. Pasalnya, kecenderungan itu sangat mungkin terjadi jika mencermati perkembangan harga jual kambing yang tidak rasional.

kambing etawa purworejo

Hal itu ditegaskan anggota DPR RI Ganjar Pranowo saat melakukan kunjungan ke Kabupaten Purworejo beberapa waktu lalu. “Saya masih bingung apa yang istimewa dari kambing PE. Tanpa bermaksud apriori, harga kambing PE cenderung tidak rasional. Saya khawatir ada politik dagang yang bermain,” katanya.

Politisi PDIP ini mengilustrasikan saat bunga gelombang cinta booming beberapa tahun lalu. Satu bunga gelombang cinta harganya bisa mencapai puluhan, bahkan ratusan juta rupiah. Banyak sekali masyarakat yang berburu bunga ini, bahkan yang sudah memiliki dan dianggap istimewa menjaganya secara berlebihan.

“Dulu bunga gelombang cinta saat booming kan perawatannya sampai mengalahkan perawatan yang punya. Di bawa ke kamar, dielus-elus. Luar biasa ternyata hanya beberapa saat anjlok dan banyak orang yang stres karena politik dagang ini,”
katanya.

Menurut Ganjar, komoditas peternakan kambing PE juga rawan jadi obyek politik dagang. Meski demikian, memang diakui ada beberapa keistimewaan yang bisa merasionalisasikan patokan harga kambing ini. “Misalnya sebagai hewan klangenan serta susunya yang mengandung gizi,” katanya.

Ganjar berharap Pemkab bisa memproteksi kemungkinan terjadinya politik dagang tersebut sehingga pengembangan kambing PE yang dilakukan para peternak benar-benar ada jaminan keamanan harga.

( Nur Kholiq / CN32 / JBSM )

 

Rental Mobil Purworejo

Kami siap jemput & antar ke tujuan Anda. Hubungi kami sekarang juga! Telp 08111800809
sukoco says:

Iyo ki, regane bikin ilfil! nilai ekonomi ne PE ki piro to? mosok regane duwure pollllllll.