Jembatan Kaligentung Pituruh Sudah Tiga Tahun Dibiarkan Putus

PITURUH - Jembatan Kaligentung Kecamatan Pituruh  Purworejo sudah tiga tahun lebih putus. Hingga kini, belum ada tanda-tanda segera diperbaiki. Padahal, jembatan tersebut dibutuhkan warga setempat sebagai akses ekonomi. “Sudah putus sejak Maret 2010 akibat diterjang banjir.

Jembatan Kaligintung tidak hanya menghubungkan sejumlah dusun di desa Kaligentung. Jembatan ini menyambungkan Desa Kaligondang dan Desa Somagede,” ungkap Kades Kaligentung Amad Ridho kemarin (26/3). Amad Ridho melanjutkan, putusnya jembatan membuat akses kedua desa terputus. Akibatnya, masyarakat jadi terisolir. Hasil bumi tidak bisa terangkut maksimal. Warga harus melingkar jauh dengan medan jalan yang tak memadai untuk kendaraan roda empat (truk, Red).”Pemerintah desa telah membuat jembatan darurat dengan bambu. Namun jembatan itu hanya bisa dilalui kendaraan roda dua,” imbuhnya.

Jembatan darurat dari bambu sangat membantu warga saat akan ke Pasar Pituruh atau pusat Kota Purworejo. “Kini, kondisi jembatan sangat memprihatinkan. Warga harus rutin memperbaikinya. Terutama saat musim penghujan. Jika tidak diperbaiki, jembatan mudah rusak saat diterjang banjir,” paparnya.Warga berharap, Pemkab Purworejo membangun jembatan utama di desa tersebut. Pasalnya jembatan ini sangat penting untuk jalur transportasi antara desa.”Warga berharap jembatan secepatnya dibangun. Kami berupaya meminta bantuan,” katanya.Kabid Kedaruratan dan Logistik, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Purworejo Hardoyo mengatakan, perbaikan Jembatan Kaligentung diusulkan untuk segera diperbaiki. Tetapi masih belum direalisasikan hingga sekarang.”Saya telah mengusulkan sebanyak tiga kali. Tetapi belum ada kejelasan. Kami masih berusaha mengusulkan. Terakhir, kami usulkan Rp 3 miliar untuk perbaikan jembatan ini ke Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BPBN),” katanya.(tom/hes)

 

Rental Mobil Purworejo

Kami siap jemput & antar ke tujuan Anda. Hubungi kami sekarang juga! Telp 08111800809