Hanya 4,5 Jam, Solar Habis Diserbu Konsumen

Sejumlah petani antri menggunakan jerigen di SPBU Borowetan. (Foto : Jarot Sarwosambodo)

PURWOREJO (KRjogja.com) – Hanya dalam waktu kurang lebih 4,5 jam, 8 kiloliter solar bersubsidi pasokan untuk SPBU Borowetan Kecamatan Banyuurip Kabupaten Purworejo, habis diserbu konsumen, Selasa (9/4) malam. Bahkan ratusan petani serta sopir truk terpaksa angkat kaki dari SPBU tersebut karena tidak kebagian jatah.

Pasokan datang ke SPBU tersebut sekitar pukul 16.30 WIB. “Jatahnya tetap, yakni 8.000 liter atau 8 kiloliter, namun karena di SPBU lain tidak ada, konsumen menyerbu ke tempat kami,” kata Sugiyanto, pengawas SPBU Borowetan, kepada KRjogja.com.

Antrian kendaraan serta petani yang membawa jerigen mengular hingga ratusan meter. Bahkan kaum perempuan juga ikut mengantri berjam-jam demi mendapat solar seharga Rp 4.500 perliter itu.

Petugas pengisi BBM juga kewalahan melayani konsumen. Bahkan sejumlah polisi berseragam ikut mengamankan antrian.

Namun pada pukul 21.00, pasokan ludes. “Saya antri sejak jam 16.30, tapi tidak dapat juga. terpaksa harus mencari lagi ke SPBU lain di Purworejo,” ucap Munarto (32) pemilik traktor di Desa Tegalkuning Banyuurip.

Sementara itu, sopir truk asal Krendetan Bagelen, Supri (40), terpaksa meninggalkan kendaraan milik juragannya di SPBU tersebut. “Saya kehabisan solar, mau pulang tidak bisa. Lebih baik ditinggal di SPBU, sehingga saat solar datang, bisa langsung dapat,” tuturnya.

Akibatnya, Supri kehilangan pendapatan sedikitnya selama dua hari. Biasanya, ia mendapat penghasilan minimal Rp 50.000 perhari dari mengangkut pasir dan batu menggunakan truk itu. “Puasa dua hari, solar datang, baru bisa kerja lagi,” ungkapnya.(Jas)

 

Rental Mobil Purworejo

Kami siap jemput & antar ke tujuan Anda. Hubungi kami sekarang juga! Telp 08111800809