DPRD Purworejo Panggil Manajemen Sta dan PT KAI DAOP V Untuk Penjelasan Pelarangan Pedagang Asongan Di Sta Kutoarjo

Pedagang asongan tetap berjualan di area stasiun (Foto: Jarot Sarwosembodo)

PURWOREJO - Anggota DPRD Kabupaten Purworejo memanggil manajemen Stasiun Kutoarjo dan PT KAI Daerah Operasi (DAOP) V Purwokerto untuk meminta penjelasan terkait pelarangan pedagang asongan berjualan di Stasiun Kutoarjo.

Wakil Ketua DPRD Purworejo Muh Dahlan mengemukakan, pihaknya sudah mendapat penjelasan secara gamblang terkait persoalan itu. “Karena ada laporan dari asongan, untuk memperjelas duduk persoalannya kami panggil PT KAI. Saat ini sudah jelas,” ucapnya kepada KRjogja.com, Sabtu (23/03/2013).

Menurutnya, larangan itu memiliki dasar yang kuat. “Sudah kami panggil dan dengar keterangannya, memang ada Undang-Undang No 23 Tahun 2007 dan PP 72 Tahun 2009 tentang Perkeretaapian yang secara tegas melarang. Namun PT KAI masih memberi toleransi kepada pedagang untuk berjualan di luar peron, yakni ruang tunggu dan sekitar loket penjualan tiket,” tuturnya.

Kendati demikian, PT KAI diminta serius memperhatikan nasib pengasong setelah pelarangan itu. “Jika memang ada semacam bantuan model Coorporate Social Responsibility (CSR), bisa dialokasikan dan caranya dipermudah. Itu sangat membantu pedagang asongan yang ingin beralih profesi,” ucapnya. (Jas)

 

Rental Mobil Purworejo

Kami siap jemput & antar ke tujuan Anda. Hubungi kami sekarang juga! Telp 08111800809