Diduga Diselewengkan Bedah Rumah di Seren, Gebang, Purworejo Harus Diaudit

“Jangan sampai program pemerintah yang sebenarnya bagus direcoki oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab. Saya pikir perlu audit. Kalau memang terjadi pemotongan ya diproses secara hukum saja jangan dibiarkan”

— Wakil Ketua DPRD, RM Abdullah

PURWOREJO – Panitia pelaksanaan bedah rumah melalui program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Desa Seren, Kecamatan Gebang, Purworejo ditarget waktu empat hari untuk menyelesaikan sisa pekerjaan yang belum rampung sampai saat ini. Deadline waktu itu diberikan Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Sosial (Disnakertransos).

“Kemarin Pak Kepala Disnakertransos sudah mengecek ke lapangan. Kami diberikan waktu empat hari untuk menyelesaikan masalah yang ada,” ujar Kaur Keuangan yang juga pendamping program RTLH di desa tersebut, Sigit Rendarwoko Eki saat dimintai konfirmasi, Minggu (3/3).

Sigit mengakui ada persoalan dalam pelaksanaan RTLH di desa tersebut. Semestinya memang harus selesai akhir 2012 lalu karena bantuan bedah rumah itu berasal dari anggaran 2012.

Namun dia beralasan molornya pelaksanaan itu dikarenakan bersamaan dengan pelaksanaan program RTLH juga ada hajatan Pilkades. “Barengan dengan Pilkades sehingga waktunya banyak tersita untuk persiapan Pilkades,” katanya.

Selain itu, sambungnya, program RTLH juga terkendala tenaga kerja profesional tukang. Pihaknya kesulitan mencari tukang saat itu. “Sulit sekali mencari tukang karena tukang di Seren dipakai semua jasanya,” katanya.

Diungkapkan Sigit, dari sembilan rumah sasaran, lima di antaranya sudah selesai 100 persen. Sedangkan tiga rumah sudah mencapai 85 persen, dan hanya satu rumah yang baru sekitar 30 persen. “Dalam waktu empat hari ini kami diminta harus selesai semuanya,” katanya.

Disinggung soal dugaan pemotongan, Sigit membantah. Semua dana bantuan yang dikelolanya dibelanjakan semuanya sesuai dengan petunjuk. “Masing-masing rumah Rp 10 juta. Tidak ada yang dipotong semuanya dibelanjakan sesuai petunjuk,” katanya.

Wakil Ketua DPRD, RM Abdullah meminta agar pelaksanaan bedah untuk setiap rumahnya diaudit. Pasalnya, informasi yang diterima masyarakat cukup resah lantaran perkiraan pembangunan tidak sampai Rp 10 juta.

“Jangan sampai program pemerintah yang sebenarnya bagus direcoki oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab. Saya pikir perlu audit. Kalau memang terjadi pemotongan ya diproses secara hukum saja jangan dibiarkan,” katanya.

 

Rental Mobil Purworejo

Kami siap jemput & antar ke tujuan Anda. Hubungi kami sekarang juga! Telp 08111800809

This is a look at some of the sweetest ideas for spring flower girl dresses this year.. For those who like one particular style and desire to be tailored created then you can give inside your sizes in the body. If you have any concerns about your own health or the health of your child, you should always consult with a physician or other healthcare professional. You can browse through different themes and designs and can easily restrict your search to some. If you want to complete the outfit you can score yourself some Gore-Tex pants as well, many of them have zippers or buttons on the hems to help keep your dress pants from getting nasty brown city-slush all over them.. cheap ralph lauren polo

suratto says:

bagaimana dengan daerah-daerah yang jauh dalam perdesaan
1. banyak jalan yang rusak tidak ke uruss..
2. kayak nya gakk ada bantuan pemerintah atau apakah uang nya di selewengkan.
3. mohon LSM mempercepat dalam urusan penderes nira agar para penderes merasah di perhatikan pemerintah dan, hasil nira purworejo khususnya meningkat