Demi Rupiah, Anak Cari Upah

Demi mendapat uang, anak-anak Purworejo rela menjadi buruh. (Foto : Jarot Sarwosambodo)

PURWOREJO (KRjogja.com) – Anak usia 7 – 15 tahun di Kabupaten Purworejo rentan dipekerjakan untuk mencari uang. Mereka rela menjadi buruh demi rupiah untuk memenuhi kebutuhan perut sendiri atau membantu perekonomian orang tua.

Beratnya beban psikis yang ditanggung dan lemahnya fisik anak menyebabkan kebanyakan para pekerja kecil itu putus sekolah. “Saya putus sekolah sejak kelas empat SD, saat ini memilih bekerja sebagai pengumpu rongsok atau tukang parkir. Alasannya karena butuh uang untuk makan tiap hari,” kata Nurohman (12) pekerja anak warga Kelurahan Keseneng Kecamatan Purworejo, kepada KRjogja.com, Selasa (14/05/2013).

Dalam sehari, Nurohman mengaku mendapat penghasilan antara Rp 10.000 – 30.000. Ia keliling mencari rongsok di wilayah Purworejo dan Kutoarjo.

Kendati demikian, ia mengaku masih ingin melanjutkan pendidikan. “Saya masih mau belajar dan jika ada kesempatan ingin mewujudkan cita-cita jadi polisi. Namun maunya pindah karena sudah bosan belajar di sekolah yang dulu,” ucapnya.

Pekerja anak warga Kecamatan Butuh, Dita (15) menambahkan, kemiskinan menyebabkannya putus sekolah saat kelas VII SMP. Sejak itu, ia merantau ke Bogor Jawa Barat dan bekerja sebagai buruh penjaga toko.

Dita mengku sempat meneruskan pendidikan di SMP, namun hanya bertahan satu bulan karena tidak bisa membayar biaya sekolah. “Akhirnya bekerja lagi, meski dapat upah Rp 1,5 juta perbulan, tapi saya masih ingin belajar. Kalau bisa sekolah sambil bekerja, sehingga bisa membantu memenuhi kebutuhan keluarga,” ujarnya. (Jas)

 

Rental Mobil Purworejo

Kami siap jemput & antar ke tujuan Anda. Hubungi kami sekarang juga! Telp 08111800809